Jakarta –
Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merilis data sebaran penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2025 berdasarkan provinsi.
Data ini diambil hingga 31 Desember 2025. Total penerima KIP Kuliah pada tahun tersebut berjumlah 1.053.851 mahasiswa.
KIP Kuliah merupakan bantuan dari pemerintah untuk mahasiswa D3-S1 yang berprestasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi untuk membiayai kuliah. Dengan KIP Kuliah, mahasiswa dibebaskan biaya kuliah hingga ia lulus.
Penerima KIP Kuliah Terbayak Ditemukan di Jawa
Dalam statistik yang diunggah dalam Instagam @ppapt_kemdikisaintek ini, terlihat bahwa sebaran penerima terbanyak KIP Kuliah ada di wilayah Jawa.
Paling banyak ada di Jawa Timur dengan penerima berjumlah 132.265 penerima. Kemudian disusul oleh Jawa Barat dengan 126.112 penerima.
Lalu, disusul lagi oleh Jawa Tengah dengan jumlah penerima sebanyak 92.506 penerima. Kemudian urutan ke-4 adalah Sumatera Utara dengan 84.617 penerima.
Data Sebaran Penerima KIP Kuliah 2025 Per Provinsi
1. Aceh dan Sekitarnya
Aceh: 55.517 penerima
Sumatera Utara: 84.617 penerima
Sumatera Barat: 39.118 penerima
Riau: 21.827 penerima
Jambi: 13.005 penerima
Sumatera Selatan: 27.845 penerima
Bengkulu: 13.052 penerima
Lampung: 26.604 penerima
Kepulauan Bangka Belitung: 4.208 penerima
Kepulauan Riau: 7.062 penerima
2. Jawa dan Bali
DKI Jakarta: 32.080 penerima
Jawa Barat: 126.112 penerima
Jawa Tengah: 92.506 penerima
DI Yogyakarta: 17.256 penerima
Jawa Timur: 132.265 penerima
Banten: 26.533 penerima
Bali: 11.316 penerima
3. Kalimantan
Kalimantan Barat: 16.355 penerima
Kalimantan Tengah: 6.945 penerima
Kalimantan Selatan: 13.043 penerima
Kalimantan Timur: 18.845 penerima
Kalimantan Utara: 3.225 penerima
4. Sulawesi
Sulawesi Utara: 16.953 penerima
Sulawesi Tengah: 18.580 penerima
Sulawesi Selatan: 56.700 penerima
Sulawesi Tenggara: 22.793 penerima
Gorontalo: 9.647 penerima
Sulawesi Barat: 17.440 penerima
5. Nusa Tenggara dan Maluku
Nusa Tenggara Barat: 26.735 penerima
Nusa Tenggara Timur: 43.856 penerima
Maluku: 16.036 penerima
Maluku Utara: 8.374 penerima
6. Papua
Papua: 7.001 penerima
Papua Barat: 5.334 penerima
Papua Barat Daya: 4.542 penerima
Papua Tengah: 2.980 penerima
Papua Pegunungan: 2.664 penerima
Papua Selatan: 4.880 penerima.
Besaran Bantuan KIP Kuliah Tahun
KIP Kuliah mencakup pembiayaan kuliah beserta biaya hidup. Adapun besar dana untuk pembiayaan kuliah dari KIP Kuliah yakni:
- Klaster 1: Rp800.000
- Klaster 2: Rp950.000
- Klaster 3: Rp1.100.000
- Klaster 4: Rp1.250.000
- Klaster 5: Rp1.400.000
Bantuan biaya hidup disalurkan kepada mahasiswa setiap semester. Biaya hidup dikirimkan langsung lewat rekening penerima KIP Kuliah.
Jangka Waktu Pemberian KIP Kuliah
KIP Kuliah memang diberikan kepada penerima hingga lulus. Namun, durasi lulus penerima harus sesuai dengan durasi program pada umumnya yakni:
1. Program Reguler
Sarjana maksimal 8 semester
Diploma empat maksimal 8 semester
Diploma tiga maksimal 6 semester
Diploma dua maksimal 4 semester
Diploma satu maksimal 2 semester
2. Program Profesi
Dokter maksimal 4 semester
Dokter gigi maksimal 4 semester
Dokter hewan maksimal 4 semester
Ners maksimal 2 semester
Apoteker maksimal 2 semester
Bidan maksimal 2 semester
Psikolog maksimal 2 semester
Fisioteorapi maksimal 2 semester.
Demikian informasi persebaran kuota KIP Kuliah pada 2025 berdasarkan provinsi. Beraoa kuota di daerahmu?
(cyu/nah)