Kuota Beasiswa LPDP 2026 Naik Jadi 5.750 Kursi!


Jakarta

Kuota beasiswa LPDP 2026 naik menjadi 5.750 kursi. Sebelumnya, kuota beasiswa LPDP tahun 2025 adalah 4.000 kursi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto merinci, kuota beasiswa LPDP 2026 tersebut terdiri dari 1.000 kursi beasiswa Garuda (S1), 4.000 kursi beasiswa S2 dan S3, serta 750 kursi beasiswa bagi doktor spesialis.


“Kami ingin memastikan negara hadir dalam setiap langkah anak bangsa yang ingin maju. Program LPDP secara konsisten terus melahirkan talenta unggul. Untuk tahun ini, kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru,” kata Brian.

Hal tersebut ia sampaikan pada paparannya di forum dialog Presiden Prabowo Subianto dengan rektor hingga guru besar universitas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026), dilansir dari detikNews.

Fokus Beasiswa LPDP 2026 S2-S3 Lebih Spesifik

Brian mengatakan, fokus pemberian beasiswa LDPP S2 dan S3 2026 akan lebih spesifik.

“Program S2 dan S3 akan diselaraskan dengan target pertumbuhan industri yang dicanangkan Bapak Presiden dalam Asta Cita. Kita butuh tenaga ahli yang sesuai dengan arah pembangunan nasional,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto mendorong agar alokasi beasiswa LPDP lebih banyak difokuskan ke jurusan-jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Ia menambahkan, Prabowo berharap agar porsi beasiswa LPDP untuk bidang STEM bisa mencapai di atas 80 persen.

“Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%,” kata Prasetyo Hadi.

Harapan ini menurutnya selaras dengan tujuan pemerintah untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan iptek.

“Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” sambungnya.

Naik dari Rencana Kuota 4.000 Kursi

Plt Direktur Utama Lembaga Pengelola dana Pendidikan (LPDP) Sudarto sebelumnya mengungkapkan pembatasan kuota beasiswa LPDP 2025 dan 2026 menjadi 4.000 kursi.

Ia mengatakan, rencana pembatasan tersebut buka karena efisiensi anggaran. Namun, alasannya karena LPDP sudah mengirimkan awardee beasiswa luar negeri dalam jumlah besar pada 2023, dan studinya masih berlangsung.

“Tahun ini karena yang masih on going banyak, kita menerima yang baru itu jumlahnya lebih sedikit (4.000). Mungkin tahun ini dan tahun depan, mudah-mudahan 2027 kita kembali normal lagi,” kata Sudarto di kawasan Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025), dilansir dari detikFinance.

Terpisah, Sudarto mengatakan, pendaftar beasiswa LPDP 2023 sebanyak 33.398 orang. Sebanyak 9.358 lolos sebagai penerima beasiswa.

Lebih lanjut, pendaftar beasiswa LPDP 2024 sebanyak 52.842 orang. Sebanyak 8.592 orang di antaranya diterima sebagai awardee beasiswa LPDP.

“2025 ini pendaftarnya 78.000, tetapi yang kita terima awardee-nya hanya sekitar 4.000. Mengapa? Karena di tahun-tahun sebelumnya itu LPDP bersama Kemdiktisaintek dan Kemenag itu menerima jumlah awardee yang mungkin sangat banyak sebelumnya,” kata Sudarto pada Rapat Dengar Pendapat Komisi XI dengan Dirut LPDP dan Dirut BLU PKN STAN di Jakarta, Selasa (16/9/2025), disiarkan di kanal YouTube TVR Parlemen.

“Sehingga 2 tahun ini, 2025 dan 2026, mungkin kami akan sangat terbatas untuk menerima jumlah pendaftar tersebut meskipun jumlah pendaftarnya naik sangat tajam sekali,” imbuhnya.

Berdasarkan proyeksi arus kas, LPDP berencana baru akan menaikkan jumlah awardee pada 2027.

“Artinya bahwa dengan proyeksi cashflow yang kami lakukan, di tahun 2025-2026 ini memang kami akan membatasi jumlah awardee baru, kami akan maintain yang saat ini sudah ongoing,” kata Sudarto.

“Nanti tahun 2027 akan kami lakukan lagi untuk peningkatan jumlah awardee kembali,” imbuhnya.

(twu/nwk)

Leave a Comment