Jakarta –
Banyak calon mahasiswa bingung saat mendaftar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Di kampus lain, pendaftar bisa langsung memilih jurusan atau program studi. Namun di ITB, sistemnya sedikit berbeda karena peserta SNBP tidak langsung memilih jurusan tertentu.
Hal ini sering menimbulkan pertanyaan seperti bagaimana proses seleksi di ITB? Apakah mahasiswa baru tidak bisa menentukan program studi sejak awal? Ternyata, ITB menerapkan sistem unik yang disebut TPB (Tahap Persiapan Bersama), yaitu penjurusan dilakukan setelah mahasiswa menjalani satu tahun perkuliahan.
Untuk lebih memahami sistem ini, berikut penjelasan resmi dari laman penerimaan ITB (admission.itb.ac.id) mengenai SNBP ITB non-peminatan dan SNBP peminatan, serta cara pemilihan program studi dilakukan.
SNBP Non-Peminatan ITB: Pilih Fakultas atau Sekolah, Bukan Jurusan
Melansir laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru ITB, pada jalur SNBP non-peminatan, mahasiswa tidak mendaftar langsung ke jurusan, melainkan ke fakultas atau sekolah.
Mahasiswa yang diterima melalui jalur ini akan menjalani Tahap Persiapan Bersama (TPB) selama tahun pertama kuliah. TPB berisi mata kuliah dasar seperti matematika, fisika, kimia, dan pengantar rekayasa, yang diberikan agar seluruh mahasiswa memiliki dasar pengetahuan seragam sebelum masuk ke bidang studi masing-masing.
Setelah menyelesaikan TPB, barulah mahasiswa menentukan program studi (penjurusan) di bawah fakultas atau sekolah yang menaunginya. Proses ini dilakukan berdasarkan prestasi akademik mahasiswa selama TPB, bukan pilihan di awal pendaftaran.
Skema ini memungkinkan mahasiswa untuk mengeksplorasi bidang ilmu terlebih dahulu, memahami minat dan kemampuan mereka, baru kemudian memilih jurusan yang paling sesuai pada akhir tahun pertama.
SNBP Peminatan: Bisa Pilih Jurusan Sejak Awal
Selain jalur non-peminatan, ITB juga membuka jalur SNBP Peminatan, yang memungkinkan peserta langsung memilih program studi spesifik sejak pendaftaran. Dilansir dari laman resmi ITB, jalur ini tersedia untuk beberapa fakultas atau sekolah tertentu yang membuka opsi peminatan langsung.
Peserta yang diterima melalui jalur ini tidak mengikuti sistem TPB bersama mahasiswa lain, karena sejak awal sudah terdaftar di program studi yang dipilih. Mereka langsung menjalani kurikulum sesuai jurusan tersebut sejak semester pertama.
Contohnya, calon mahasiswa yang mendaftar Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM ITB) – Kewirausahaan melalui SNBP Peminatan akan langsung masuk ke program studi Kewirausahaan tanpa menunggu proses penjurusan di akhir TPB.
Beberapa program studi yang menerima SNBP Peminatan di ITB antara lain:
- FMIPA – Fisika
- FMIPA – Astronomi
- FMIPA – Kimia
- FTTM – Teknik Geofisika
- FTTM Cirebon – Teknik Geofisika (Kampus Cirebon)
- FITB – Meteorologi
- FITB – Oseanografi
- SAPPK – Perencanaan Wilayah dan Kota
- FTMD – Teknik Material
- FTI – Teknik Bioenergi dan Kemurgi
- FTI – Teknik Fisika
- SBM – Kewirausahaan
- STEI-K – STEI-K (Kelas Jatinangor)
Dengan dua skema ini, ITB memberikan fleksibilitas kepada calon mahasiswa yakni bisa memilih jalur eksploratif (non-peminatan) atau jalur fokus (peminatan) sesuai tingkat kepastian terhadap bidang yang ingin ditekuni.
(nah/nah)