Cetak SDM Unggul, MA IPNU Siapkan 4.000 Beasiswa bagi Santri-Pelajar NU



Jakarta

Future Leaders Fellowship (FLF) menggelar Try Out Nasional UTBK-SNBT 2026 dan menyiapkan 4.000 beasiswa bagi santri dan pelajar Nahdlatul Ulama (NU) se-Indonesia. Program ini dirancang untuk memperkuat kesiapan akademik peserta agar dapat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan.

Adapun try out akan berlangsung pada 28 Februari 2026, dengan batas akhir pendaftaran 24 Februari 2026 melalui laman www.flfprogram.id. Program ini terbuka bagi siswa kelas XII serta lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 yang memiliki akun SNPMB aktif. Peserta diprioritaskan memilih program studi strategis seperti STEM, hukum, dan ekonomi di PTN unggulan, serta wajib memperoleh rekomendasi dari pesantren, sekolah Ma’arif NU, atau unsur organisasi NU terkait.

Ketua Umum Majelis Alumni IPNU, Prof. Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan program ini merupakan bagian dari gerakan kolektif peningkatan kualitas sumber daya manusia NU.


“Kita ingin memastikan santri dan pelajar NU memiliki akses yang adil dan terukur untuk masuk PTN unggulan. Ini adalah ikhtiar konkret membangun generasi unggul,” ujar Prof. Niam dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).

Prof. Niam menjelaskan try out akan menggunakan sistem penilaian berbasis standar terbaru dengan tujuh subtes utama. Penilaian meliputi penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, pengetahuan kuantitatif, literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, serta penalaran matematik. Peserta akan mendapatkan analisis nilai, perankingan nasional, dan rekomendasi program studi.

“Program ini tidak berhenti pada simulasi ujian. Peserta akan memperoleh pemetaan kemampuan, rekomendasi prodi, dan pendampingan agar lebih siap menghadapi UTBK-SNBT secara strategis,” tegasnya.

Adapun peserta terbaik akan melanjutkan ke program beasiswa bimbingan belajar intensif selama empat minggu, mulai 16 Maret hingga 15 April 2026. Bimbingan ini termasuk konsultasi pemilihan universitas (24-27 Maret 2026), finalisasi pendaftaran UTBK-SNBT dan KIP Kuliah (4-7 April 2026), hingga pendampingan mahasiswa baru di PTN unggulan pada Juni-Juli 2026.

“Ini bukan sekadar program try out, melainkan gerakan kaderisasi intelektual. Kita ingin lahir lebih banyak doktor, profesional, dan pemimpin masa depan dari rahim pesantren dan sekolah-sekolah NU,” tambah Prof. Niam.

Melalui program ini, MA IPNU bersama FLF mengajak seluruh jaringan alumni dan elemen NU untuk aktif merekomendasikan serta mengawal kader-kader terbaik agar memanfaatkan peluang ini secara maksimal. Program ini juga menjadi bagian dari upaya NU membangun generasi yang kompetitif dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

(akn/ega)

Leave a Comment