Beasiswa Bidang Keolahragaan 2026 Segera Dibuka, Atlet-Mantan Atlet Bisa Daftar!


Jakarta

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) umumkan pendaftaran Beasiswa Keolahragaan 2026 segera dibuka. Pendaftaran dimulai dengan mengajukan rekomendasi Kemenpora melalui Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (Sitenor).

Sama seperti tahun sebelumnya, Beasiswa Bidang Keolahragaan 2026 merupakan hasil kolaborasi Kemenpora dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini memberikan beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3 bagi atlet aktif, mantan atlet berprestasi, dan tenaga keolahragaan.

Secara umum, beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan dukungan riset. Memang, pendaftaran secara resminya belum dibuka oleh LPDP.


Namun, calon awardee diharuskan mengajukan surat rekomendasi Kemenpora terlebih dahulu. Bagaimana caranya dan apa saja yang harus diketahui dalam pendaftaran Beasiswa Keolahragaan 2026?

Dikutip dari postingan Instagram resmi Kemenpora dan Pedoman Beasiswa Bidang Keolahragaan, Rabu (21/1/2026) berikut informasi selengkapnya.

Sasaran Beasiswa Keolahragaan 2026

1. Atlet aktif dengan prestasi juara 1, 2, dan 3 pada pekan atau kejuaraan olahraga.

2. Mantan atlet aktif yang mencatatkan namanya sebagai juara 1, 2, dan 3 pada pekan atau kejuaraan olahraga.

3. Tenaga keolahragaan yang memiliki kualifikasi dan sertifikat kompetensi dalam bidang olahraga.

Jalur dan Jenjang Beasiswa Keolahragaan 2026

Beasiswa Keolahragaan 2026 diberikan dalam dua skema, yakni:

  • Jalur peningkatan prestasi: Diberikan untuk pelaku keolahragaan warga negara Indonesia (WNI) yang berdedikasi tinggi untuk terus berkontribusi di bidangnya.
  • Jalur penghargaan prestasi: Target sasaran adalah atlet dan mantan atlet elit yang memiliki prestasi kelas dunia.

Sedangkan jenjang pendidikan yang bisa dipilih yaitu:

  • S2 satu gelar atau dua gelar (double degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 24 bulan.
  • S3 satu gelar atau dua gelar (double degree) dengan durasi pendanaan paling lama 48 bulan.
  • Rencana bidang studi bagi tenaga keolahragaan yang disesuaikan dengan entitas profesi.

Komponen Biaya Beasiswa Keolahragaan 2026

1. Dana Pendidikan

  • Pendaftaran
  • SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal
  • Tunjangan buku
  • Penelitian tesis/disertasi
  • Seminar internasional
  • Publikasi jurnal internasional

2. Dana Pendukung

  • Transportasi
  • Aplikasi visa/residence permit
  • Asuransi kesehatan
  • Kedatangan
  • Hidup bulanan
  • Tunjangan keluarga (khusus S3)
  • Keadaan darurat (jika diperlukan)
  • Pengayaan bahasa (khusus jalur penghargaan prestasi).

Proses Seleksi Beasiswa Keolahragaan 2026

Ada lima tahapan yang harus dilalui untuk mendaftar Beasiswa Keolahragaan 2026, yaitu:

1. Mendaftar rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

2. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP saat program telah dibuka di tautan https://fudc.my.idbeasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

3. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

4. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi pendaftaran.

5. Mengikuti seluruh rangkaian seleksi di LPDP dari administrasi, bakat skolastik, dan substansi hingga dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

Cara Dapat Surat Rekomendasi Beasiswa Keolahragaan Kemenpora

Seperti yang disampaikan sebelumnya, saat ini pendaftaran beasiswa ini belum dibuka secara resmi oleh LPDP. Kendati demikian, calon awardee diharuskan memiliki surat rekomendasi dari Kemenpora.

Pengajuan dibuka pada 26 Januari 2026 mendatang. Adapun syarat yang dipenuhi untuk mengajukan permohonan surat rekomendasi Kemenpora adalah:

Atlet Aktif dan Mantan Atlet

Syarat Dokumen:

  • KTP
  • Ijazah terakhir dan transkrip nilai
  • Batas usia pendaftar adalah 45 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3
  • Surat keterangan memperoleh medali pada kejuaraan multi/single event tingkat internasional dan nasional
  • Surat pengantar beasiswa sesuai ketentuan
  • Surat pernyataan kebenaran dokumen sesuai ketentuan.

Tenaga Keolahragaan

Syarat Dokumen:

  • KTP
  • Ijazah terakhir dan transkrip nilai
  • Surat penugasan sebagai tenaga keolahragaan dua tahun terakhir
  • Sertifikat/lisensi keahlian (khusus entitas administrator olahraga dapat mengunggah Surat Penugasan)
  • Surat pengantar beasiswa yang ditandatangani oleh pimpinan instansi sesuai ketentuan
  • Surat pernyataan kebenaran dokumen sesuai contoh yang ditentukan
  • Diutamakan telah memiliki sertifikat penghargaan di bidang keolahragaan yang relavan dengan entitas tenaga keolahragaan yang dijalankan
  • Batas usia pendaftar adalah 40 tahun bagi jenjang S2 dan 45 tahun bagi jenjang S3.

Cara Ajukan Surat Rekomendasi Beasiswa Keolahragaan Kemenpora

  1. Melakukan registrasi pada laman Sitenor pada tautan https://fudc.my.idsitenor.id/landing.
  2. Login, perbaharui data, dan unggah dokumen pendukung profil tenaga keolahragaan.
  3. Masuk pada kanal Beasiswa di laman Sitenor.
  4. Lakukan sinkron data dan input data rencana studi serta unggah Surat Pengantar Organisasi.
  5. Konfirmasi permohonan rekomendasi pada kanal beasiswa dengan klik ikon “Ajukan Rekomendasi”.

Tanggal Penting Beasiswa Keolahragaan 2026

  • Pendaftaran akun Sitenor, pembaharuan data, dan unggah dokumen: 2 Januari-5 Februari 2026
  • Pengajuan Rekomendasi Beasiswa Bidang Keolahragaan kepada Kemenpora: 26 Januari-6 Februari 2026
  • Pengumuman hasil rekomendasi oleh Kemenpora: 9 Februari 2026
  • Pendaftaran seleksi beasiswa: Mengikuti jadwal LPDP.

Untuk informasi lebih lengkap, detikers bisa melihatnya di Pedoman Beasiswa Bidang Keolahragaan dengan KLIK DI SINI. Jangan sampai terlewat ya detikers!

(det/nwk)

Leave a Comment