Jakarta –
Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof Dr Ali Muktiyanto, SE, M Si mengatakan tahun ini akan membuka beasiswa sebanyak 20.000 kuota untuk mahasiswa. Beasiswa ini berasal dari berbagai sumber.
“Tahun ini kita menganggarkan sekitar 20 ribu beasiswa untuk beasiswa kita dari berbagai sumber,” kata Ali usai acara Wisuda UT Periode 1 Tahun 2026 di Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Banten, Minggu (1/2/2026).
Ia menyebut, sebanyak 5.000 beasiswa dialokasikan untuk meringankan uang kuliah tunggal (UKT). Sisanya berasal dari beberapa mitra UT.
“Kita masih dapat dari HIPKA. Kemudian beasiswa pemerintah daerah. Kemudian Bank Himbara. Dapat biasiswa IKA UT dan beberapa mitra swasta di seluruh tanah,” tuturnya.
Mahasiswa Jalur SNBP Bisa Dapat Beasiswa Penuh
UT juga menaruh konsentrasi bagi mahasiswa yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ali mengatakan mahasiswa baru yang lolos lewat jalur ini berpotensi besar mendapatkan beasiswa penuh selama delapan semester.
“Jadi uniknya SNBP UT itu adalah pertama tersebar di seluruh Indonesia, saat ini 4 UT daerah, kemudian sekitar 250 kota, dan yang ketiga mereka semua berkesempatan mendapatkan mahasiswa penuh,” kata Ali.
Sistem Belajar di UT
Wakil Rektor Bidang Akademik UT, Prof Rahmat Budiman SS M Hum, Ph D juga menambahkan sistem belajar di UT berbeda dengan perguruan tinggi negeri lain.
“Nah, berbeda dengan perbuat tinggi lain, di mana mahasiswa itu datang ke kampus, nah kita mahasiswanya itu di tempat masing-masing,” katanya.
Ali menegaskan, meskipun sebagian mahasiswa mengikuti kuliah secara daring, pembelajaran dari UT disampaikan secara maksimal. Mahasiswa juga tetap aktif mempelajari modul-modul yang diberikan.
“Omongannya (dosen) itu ditulis. Ditulis, yang sistematis, yang rapi, di dalam, namanya buku materi popok. Jadi, omongan dosennya itu ditulis,” katanya.
Sehingga mahasiswa UT dapat belajar secara self instruction. Selain itu, mahasiswa UT juga dapat melakukan self assesment dan self assignment.
“Kemudian yang kedua, dia juga bisa memanulai sendiri. Ada tes formatif, ada pecah kartu. Sebenarnya, dia bisa ngetes sendiri,” katanya.
Oleh karena itu, Rektor mengingatkan kepada para calon mahasiswa UT tahun ini untuk siap belajar secara mandiri. Selain itu, mahasiswa UT juga dituntut agar disiplin.
“Terus, tugas mahasiswa itu belajar mandiri. Mandiri itu kan dikontrol tapi tetap terstruktur, ya, rapi gitu. Ada 16 minggu. Minggu pertama, mahasiswa itu harus membaca modul,” tutur Ali.
(cyu/nah)