Viral Awardee Bangga Anak WNA, Ikatan Alumni LPDP Sampaikan Permintaan Maaf



Jakarta

Mata Garuda atau ikatan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyampaikan pernyataan sikap atas kehebohan yang belakangan ini terjadi akibat salah satu dari awardee LPDP berinisial DS.

DS sebelumnya menggungah video di media sosial yang menyatakan dirinya bangga karena sang anak menjadi Warga Negara Asing (WNA). Ditambah, suami DS juga merupakan awardee LPDP yang belum berkontribusi bagi Indonesia.

Mata Garuda menyampaikan pihaknya telah memantau percakapan publik yang berkembang terkait kasus tersebut. Mata Garuda pun ikut meminta maaf atas kegaduhan yang dilakukan DS.


“Kami mendengar, menerima, dan sangat memahami kritik yang disampaikan oleh masyarakat luas. Mewakili keluarga besar Penerima Beasiswa LPDP, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat sikap maupun perbuatan dari sebagian rekan-rekan kami yang dinilai kurang berempati, kurang bijaksana, atau terkesan berlebihan di ruang publik,” tulis unggahan Instagram @matagaruda.lpdp, dikutip Jumat (27/2/2026).

Mata Garuda Ingatkan Awardee LPDP Lain

Dalam unggahan yang sama, Mata Garuda juga mengimbau kepada awardee LPDP lain agar lebih bijaksana dan mengedepankan kerendahan hati. Selain itu, Mata Garuda juga mengajak awardee agar lebih berempati saat bertindak di ruang publik.

“Keistimewaan untuk mengeyam pendidikan tinggi yang difasilitasi oleh negara datang dengan tanggung jawab moral yang besar. Oleh karena itu, kami menghimbau dan mengingatkan kembali kepada seluruh penerima Beasiswa LPDP di mana pun berada untuk senantiasa menjaga nama baik LPDP dan Bangsa Indonesia,” tulisnya.

Mata Garuda menegaskan akan menjadikan masukan dari masyarakat terhadap awardee sebagai bahan rekfleksi.

“Segala masukan dan teguran masyarakat kami jadikan sebagai ruang refleksi yang sangat berharga bagi organisasi dan seluruh individu di dalamnya,” tulis Mata Garuda.

Tentang Kasus Awardee LPDP DS

Kisruh permasalahan ini bermula dari salah satu awardee LPDP yakni DS mengunggah video di media sosialnya @sasetyaningtyas. Ia mengatakan bahwa dirinya bangga karena sang anak memiliki paspor kuat WNA Inggris.

I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” kata DS.

Unggahan tersebut memicu banyak komentar dari warganet. Terlebih setelah publik tahu bahwa DS adalah penerima beasiswa LPDP yang berasal dari pemerintah bahkan pajak rakyat.

Permasalahan semakin kusut karena diketahui suami DS yakni AP (inisial) juga merupakan penerima beasiswa LPDP. Lebih parahnya, AP ternyata belum pulang ke tanah air untuk menjalankan kontribusinya.

AP telah dihubungi langsung oleh pihak LPDP. Disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, AP bersedia mengembalikan dana beasiswa full beserta bunganya.

“Jadi, bos LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP, termasuk bunganya,” kata Purbaya dikutip dari detikFinance.

(cyu/pal)

Leave a Comment